FILSAFAT PSIKOLOGI
Pendahuluan
Filsafat sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan termasuk psikologi memiliki hubungan dengan setiap disiplin ilmu.
Pada awal perkembangannya hingga abad 19 psikologi dikembangkan oleh para ahli filsafat yang kurang melandasi pengamatannya pada fakta konkrit, tapi pada refleksi abstrak dan spekulatif.
Pada perkembangan psikologi selanjutnya dirasakan perlu melakukan metode lain, yaitu metode empiris. Kendati psikologi berpisah dengan filsafat, tapi masih memiliki hubungan dengan filsafat, khususnya filsafat ilmu terutama menyangkut sifat, hakekat dan tujuan ilmu pengetahuan.
Tokoh Awal Psikologi
a. Wilhelm Wundt (1832-1920)
Mengembangkan aliran strukturalisme dalam psikologi. Orang yang mendirikan
laboratorium psikologi pertama kali di Liepzig, Jerman.
b. William James (1842-1910)
Mengembangkan aliran fungsionalisme dalam psikologi.
c. John Watson
Mengembangkan aliran behaviorisme dalam psikologi.
Filsafat dan Konseling
- Esensialisme
Ada tiga aspek dalam kelompok ini, yaitu:
a. Rasionalisme
b. Idealisme
c. Realisme
- Progresivisme
Muncul sebagai akibat dari lunturnya kepercayaan terhadap konsep-konsep yang absolut.
Filsafat Ilmu dan Psikologi
- Filsafat ilmu sebagai salah satu cabang filsafat memberikan sumbangan besar bagi
perkembangan ilmu psikologi
- Filsafat bisa menegaskan akar historis ilmu psikologi.
Latar Belakang Psikologi
a. Etika dan Psikologi
Filsafat juga memiliki cabang yang kiranya cukup penting bagi perkembangan ilmu
psikologi, yakni etika.
b. Jiwa dan Badan
Jiwa dan badan sebagai dua aspek yang menyangkut satu substansi. Materi = badan,
bentuk = jiwa.
c. Pengenalan Inderawi dan Rasional
Pengenalan inderawi itu tidak lain daripada peralihan dari potensi ke aktus.
Pengenalan rasional dapat menangkap sesuatu yang lebih, yakni segala sesuatu yang
ada.
Historis
a. Yunani Kuno
Orientasi :
- Naturalistik
Tokoh-tokoh :
> Thales
> Anaximander
> Anaximenes
> Democritus
> Heraclitus
> Parmenides
- Biologik
Tokoh-tokoh :
> Alcmaeon
> Hippocrates
> Empedocles
- Matematik
Tokoh-tokoh :
> Phytagoras
- Eklektik
Tokoh-tokoh :
> Protagoras
> Gorgias
- Humanistik
b. Romawi
Ada tiga aliran besar :
- Stocism
- Epicureanism
- Neo-Platonism
c. Tokoh-tokoh Gereja
- St. Augustine
- St. Thomas Aquinas
d. Renaissance
- Francis Bacon
- Rene Descartes
- Thomas Hobbes
e. Asosianisme Lama
- James Mill
- John Stuart Mill
f. Ilmu-ilmu Semu (Pseudosciences)
- Phrenologi
- Physiognomi
- Mesmerisme
g. Ilmu Faal
- Sir Charies Bell
- Francois Magendie
- Marshal Hall
- Johannes Peter Muller
- Paul Broca
- Gustav Theodor Fechner
- Herman Ludwig Ferdinand von Helmholtz
- Sir Francis Galton
- Emil Kraepelin
h. Elementisme/Strukturalisme
- Wilhelm Wundt
- E.B. Titchener
i. Aliran Wurzburg
j. Psikologi Ganzheit
k. Fungsionalisme
- William James
- John Dewey
- James McKeen Cattell
- Edward Lee Thorndike
l. Behaviorisme
- Ivan P. Pavlov
- John Broades Watson
- Edward Chase Tolman
- B.F. Skinner
m. Psikologi Hormik/Purposif
- William McDougall
n. Teori Konvergensi
- William Louis Stern
o. Psikologi Gestalt
- Max Wertheimer
- Franz Brentano
- Christian von Ehrenfels
- Kurt Kofka
- Wolfgang Kohler
Sekian untuk materi terakhir kita dalam filsafat. Sampai jumpa lagi teman-teman pada blok-blok selanjutnya. Terimakasih yang sudah baca dan comment postingan-postingan saya. GOD bless you all !!! :)
Sumber : Kapita Selekta KBK Filsafat 2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar